Postingan

Menampilkan postingan dengan label puisi

The art of letting go part 1

Introducing Letting go isn't gift you receive It's a never-ending lesson that you have to gain You fought You get hurt You lose yourself You are drowning in anger You lost You win You Bleed And all that feelings mix up and become a beautiful painting Or maybe... A hurtful lyric But the storm will teach you everything You become somebody else Better... Unbreakable Because they made you feel the hell And you come back as a complete human. Broken, but beautiful. The process I know... It's sad, isn't? To watch someone you fought for, hurt you with all of his heart To see the love of your life take away your pride To feel someone you use to lay on, ripped your heart apart And after all, you see yourself breaking, with the tears that made you shake every night Then, your world has completed ending You feel numb Worthless Unwanted... To b e continued

Promises promises

Gambar
Manusia mudah berjanji, membuat yang lain percaya, banyak berharap, bermimpi, mendamba... Lalu setelah selesai atau bosan, dia menghancurkannya dengan sekejap, dengan ingkar, tanpa menaruh peduli. Lalu pergi... Seakan tidak ada apa- apa.  Setelahnya, ia mencuci tangannya dengan bersih, pergi tidur dengan nyenyak, tanpa merasa bersalah. Tidak ada rasa menggantung dalam hati, bagaimana perasaan orang yang ditinggalkan, bagaimana hidup dan harapan orang yang lain yang sudah dihancurkan, yang terpenting hidupnya aman dan dia telah membuang semuanya. Memulai hidup baru dari kehancuran orang lain. Janji hanyalah kata yang diucapkan saat itu. Tidak untuk dijadikan kenyataan. Janji menjadi kata untuk menenangkan sesaat dan kemudian dibuang saat sudah bosan.

Tua

Manusia semakin tua, makin banyak dan kompleks problematikanya. Ada yang sehat tapi anaknya sakit sehingga dalam hati menjerit, pindahin aja ke saya!  Ada yang merajut tapi pupus karena benang yang menghubungkan di putus.  Ada yang ingin bersama tapi ego diri tidak bisa menerima orang lain karena sudah terbiasa mandiri.  Ada yang membangun dari 0 tapi hancur seketika saat dunianya tak lagi sama.  Ada yang berusaha bertemu pilihan hati, tapi kesempatan urung menghampiri.  Semua punya pertarungannya sendiri. Yang diam- diam mereka simpan dalam wajah yang selalu tersenyum.  Semua punya keinginan yang tidak tercapai. Semua punya kenyataan yang pahit tapi ditelan dan dijalani dan berusaha baik. Berusaha baik?  Baik- baikkah dirimu sendiri?    

Numb

" I love you to the moon and back" This is how much i love you. But you don't. Simply just don't. And you left so easily Bring chaos with no remedy. Oh, i miss you everyday Keep my tears falling down Asking God, praying for a heal Or just take all the pain I'm tired of crying I'm tired of trying I'm tired for hoping She should get a trophy for making me so useless and not worthed. She did it sucessfully.

Me, my self and i

Waktu kamu banyak mendengar dirimu sendiri, mengikuti kata hati, kamu menemukan ketenangan. Aku tidak butuh diberikan beban, hidupku sendiri sudah cukup banyak menyita pikiran. Aku tidak perlu disenangkan, hanya perlu diberi rasa aman dan nyaman. Jadi kuputuskan untuk lebih banyak menghargai waktuku berdialog dengan diri sendiri dan Tuhan. Meski Ia belum benar- benar menjawab apa yang sedang Dia rencanakan. Kuputuskan untuk menyudahi segala nada sumbang yang biasa kudengar. Ku hentikan obrolan di belakang, dan aku menyepi untuk mengingat siapa aku sebenarnya. Mengevaluasi dan menghargai diri sendiri. Aku butuh bahagia, agar bisa tegar menjalani hidup yang fana Tetapi bahagiaku tidak selalu bergantung pada satu manusia. Seorang sanguin bisa berbahagia dengan apa saja, katanya. Aku tidak membenarkan itu... Hatiku bukan sesuatu yang uang bisa beli. Dia memiliki ketetapan. Jadi kusisingkan bajuku untuk menerima apapun yang ada di depan. Tidak tampak jalan lurus yang lapang...

Repost 14 January 2014

Apakah aku membuatmu marah karena mencintaimu dengan begitu lantang? Ataukah itu egomu yang menguat karena dicintaiku dengan begitu hebat? Apapun itu, jangan diamkan aku seolah aku kiasan dalam hidupmu…  Ini aku, yang sanggup menampung semua ego dan kemarahanmu.  Bahuku ini yang selalu engkau gunakan untuk mengiba ketika kau sedih Lenganku selalu memelukmu ketika dunia sudah begitu mengecewakanmu Ini aku yang kau peluk setiap kau membutuhkan kehangatan dari dinginnya kehidupan.  Janganlah engkau berpaling hanya karena bosan bersamaku. Aku tak pernah berani meninggalkanmu sendirian. Tak pernah.. original post 
Rindu itu seperti duka kehilangan. Kita terpaksa harus hidup dengannya, bernafas, hidup seperti biasa, meski disetiap tarikannya ada perih yang harus diterima. Saat malam, tangisku berbaur bersama mimpi berharap malam ini Tuhan mengabulkan doa untuk mengirimmu dalam tidur, mungkin itu bisa sedikit mengobati perihnya

Dekapanmu

Beberapa hal diciptakan bukan untuk disatukan Beberapa hal yang kumaksud adalah mereka yang mendahuluimu Hati yang kamu miliki saat ini, pernah dibuai orang lain Tubuh yang selalu kamu jaga ini, pernah dipeluk orang lain Begitupula cinta yang menggebu saat ini, pernah menjadi milik orang lain Tapi mereka berlalu, entah karena keadaan, takdir atau masa waktu kami telah habis Aku tidak pernah menyesalinya... Mereka mendewasakanku Membuat bahagia, patah hati, sedih, kuat, menangis dan segalanya.. Mereka membuatku belajar untuk berdiri saat aku jatuh terjerembab berkali- kali Mereka membantuku bersyukur, takut kehilangan, menghadapi kenyataan, lalu bangkit dan kembali utuh untuk menemukan yang tidak akan pergi Membuatku begitu utuh dalam mencari yang hakiki Dalam pencarianku yang tidak mudah, Tuhan mengirimmu Rasa penolakan, kehilangan dan takut perlahan memudar Kamu menggandengku.. Lalu kita berjalan beriringan Sesekali kamu menuntunku, kadang kala aku menarik lenganmu Pe...

this is one of his favorit

Original Post Kamu suka berdiam diri. Kamu lebih suka beraksi daripada berkata- kata. Aku kadang kebingungan harus bicara apa. Jiwamu bebas dan entah mengapa begitu santai. Sementara aku berbanding 180° denganmu. Kamu memiliki keuletan yang tidak aku punya. Jiwa pemimpin alami yang aku kagumi dan entah bagaimana terlihat berwibawa diumurmu yang masih muda. Sesuatu yang aku masih harus asah hingga saat ini. Kamu mengambil alih pilihan ketika aku kebingungan, dan aku membiarkannya. Itu sesuatu yang tidak pernah aku lakukan sebelumnya. Kamu selalu mendorongku untuk berpikir kedepan, karena aku lebih suka hidup untuk hari ini. Kamu memikirkan tiap langkah yang aku lupakan dan aku bersyukur karenanya. Favoritku adalah, tak peduli betapa sibuknya dirimu, kamu selalu punya waktu untuk mengabari. Seakan kamu tahu betapa aku mudah sekali mengkhawatirkanmu. Kamu selalu jujur pada ucapanmu, sementara aku lebih suka bermetafora. Kadang kita bertengkar karenanya, tapi kemudian aku menyesal. Aku kad...

Dia

Ketika pada akhirnya kamu memiliki seseorang untuk berbagi, yang bisa memeluk dan dipeluk ketika kamu membutuhkan sandaran… Rasanya priceless .. seakan semua halangan bisa kamu redam asalkan ada dia di genggaman tanganmu. Dia yang membelai rambutmu ketika tangismu akan pecah, yang menenangkanmu dengan berbagai kata, dan dia yang menggenggam tanganmu ketika kamu kehilangan arah. Kamu akan merasakan lagi betapa kamu bergantung padanya. Bergantung pada keberadaannya. Dan kamu sadar kamu jatuh cinta, sosoknya yang selalu menggema di pikiranmu, menawarkan cinta padamu dan kamu luluh padanya.. Kamu akan merasakannya lagi.. bersabarlah sebentar, jangan hakimi waktu yang bergerak melawanmu original post

Hey, I Love You- Repost 2 October 2014

When i first fall for you… i thought you’re the one. When i know your heart belong to someone else, it die.. i no longer believe that we could be together. I can’t believe too that you may fall for me. It was suprise when we finally together. It more unexpected when it grow more stronger by knowing our family. Then again i started to believe that we may design for one another. Honey, i dont care about your past, it was my curiosity that bothering you so much. And i apology.. when i say, “i love you” it means, i love you for your past, present and future. You’ve got to know that. So, i just want to make sure that you know the meaning of “i love you” that i always told in every single time i could, only to you. Anyway, im sorry.. if everything i felt is going to be online. You know.. yah.. this is a girl new era always do. :p Hey, i love you. original post
Ada banyak hal yang menumpuk menjadi ragu. Kembali kuingatkan diriku sendiri untuk berhenti menoleh ke belakang, menghilangkan segala ketakutan dan terus melangkah ke depan. Percayalah hal itu mulai terdengar seperti ceramah kosong yang memuakkan.

Dari jauh

Hujan yang turun di tanah tandus Mewakili harapan dari pencari dahaga Seperti harapan yang tidak pupus Untuk mencari seribu cara Menggengammu.. Dalam bahagia Dalam keyakinan Yang tidak pernah sedikit pun meragu Meski jarak membelah asa Atau rindu memecah air mata Walau pilu Kau hempaskan semua Dan aku ada untukmu Mendoakan dari jauh Kau yang tidak bisa meluangkan waktu Untuk bertemu Bahkan bercakap dalam romansa Karena mungkin bukan caramu Atau kamu terlalu malu mengungkapkannya Jalan begitu berliku Apa kamu baik saja? Kemarilah.. Biar kupeluk Bagilah bebanmu Keluhkan semuanya Dan aku akan mendengar hingga nafasmu lebih lega Aku mencintaimu lagi dan lagi...

Ragam perasaan

Refleksi , menunjukkan siapa kita sebenarnya Afeksi , cinta, rasa dan sayang menyatu… Empati , perasaan malaikat di dunia Dendam ,  iblis  di hatimu Marah , emosi yang meledak Tangis , ekspresi kesedihan… Bingung , perasaan mengambang dan tidak tahu Hancur , hati bagai porselen yang pecah Muram , bosan yang ditampilkan Resah , kegelisahan yang paling menyiksa Lelah , rasa menyerah untuk bertahan Pedih , menerima yang menyakitkan Teriak , untuk menyudahi semua rasa betapa indahnya manusia yang bisa merasakan semua, untuk terpuruk kemudian bangun lagi… untuk bermimpi, kehilangan dan berharap bahagia, berbahagialah wahai mahluk mulia :) tulisan ini gue buat waktu masih kuliah, gue nemu lagi tulisan- tulisan gue di buku diary lama waktu gue masih di IPB. :)