Lyfe as ANKER (ANak KEReta)
Udah lama nggak buat tulisan receh. Sekarang akoh mau buwat lagi demi kewarasan diri sendiri. Gue lupa sejak kapan gue jadi roker kayaknya setahun atau dua tahun lalu yang lalu. Namun, sodara- sodara... Menjadi konsumen atau pengguna commuter line Jakarta adalah sebuah perjuangan, seni, sekaligus cobaan sendiri. Begimana tidaks? Marilah ku kronologikan kisahku setiap harinya... FYI! Rumah gue di Planet Bekasi, sementara kantor tertjinta ada di Palmerah. Dulu, gue menggunakan moda bus, namun setelah dihitung- hitung, ternyata moda bus mahal banget. Demi kemurehan dan kongkow di warkop kenamaan, gue ganti moda menjadi kereta. Sayangnya, gue baru tahu setelah jadi anker beberapa hari, bahwa jalur Bekasi adalah Red Zone alias jalur paling ngeselin. Gimana engga? Nih ya: Jumlah kereta jauh lebih sedikit dari Bogor Jalur Bekasi juga dilewati oleh KAJJ yang mau ke Jawa Sehingga kereta mureh meriah macem commuterline yang paling mahal tarifnya cuma 6 rebu selalu...