Postingan

Menampilkan postingan dengan label indonesia

Kartini

Beliau dikenal bukan karena kebaya tapi tulisannya yang menggugah zaman. Pemikirannya yang mendobrak batasan, perlawanannya yang elegan, yang menggugat dan mempertanyakan nasib perempuan pada masa itu. Dan aku menulis salah satunya karenamu. Lelah dengan pemikiran kuno dan bapakisme yang sering membredel hak kita untuk bersuara. Untunglah Kartini, zaman ini kita bisa di dengar dan menjadi pemimpin. Kita bisa bersekolah setinggi para lelaki, kita bisa banyak berbuat sama seperti mereka. Caraku menghargaimu adalah dengan tetap menulis. With my whole heart for my whole life.

71 Pertiwi

Selamat ulang tahun Indonesia. Negeriku, yang akan kusebut sampai ke ujung dunia Tanah airku yang tidak akan kulupakan selamanya yang akan kucintai baik buruk-nya Tetaplah satu Tetaplah jaya Jaga kemandirian dan persatuanmu Ibu Pertiwi, anakmu berjuta- juta Jika sedikit yang membenci Jutaan lainnya mencintai Jangan kehilangan harapan, Ibu Teruslah merdeka sampai rakyat jelata merasakan kemerdekaanmu Ibu, restui kami untuk membangunmu Bertahanlah, kami agar tetap melindungimu Ibu Pertiwi, 71 tahun sudah umurmu entah berapa nyawa yang sudah melayang agar kau dapat berdiri tegak dan lahir ke dunia Semoga Tuhan memberkahi bangsa ini dengan darah mereka yang telah berjuang di masa lalu dengan ketegaran kami yang bertahan di masa ini dan dengan harapan untuk masa depan yang lebih baik Selamat ulang tahun, Ibu Pertiwi